Postingan

SEKAR SMRA🌹

Gambar
𝐃𝐢 𝐁𝐚𝐰𝐚𝐡 𝐍𝐚𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧 Maria Regina Angelorum : 𝐒𝐞𝐛𝐮𝐚𝐡 𝐏𝐞𝐫𝐣𝐚𝐥𝐚𝐧𝐚𝐧 𝐈𝐦𝐚𝐧. Kami menyebut diri kami SMRA ¹ Nama yang unik, "Sekar Maria Regina Angelorum" sebuah julukan akrab yang menyatukan kami dalam tawa, namun di balik itu tersimpan identitas suci: SANTA MARIA REGINA ANGELORUM. Sebagai angkatan ke-1 kami bukan hanya sekadar barisan nama, melainkan satu tubuh yang sedang belajar tentang arti persaudaraan yang tak lekang oleh waktu. Di SEKAR, iman kami dipupuk. Kami belajar bahwa Tuhan tidak hanya ditemukan di dalam megahnya gereja, tapi juga dalam heningnya alam dan dalam hangatnya genggaman tangan "feto nao". Menjadi bagian dari SMRA adalah kebanggaan yang akan terus saya bawa, seperti wangi mawar yang tertinggal di ingatan, lembut, namun abadi. " Cor unum in fide, vinculum non frangitur." 

GAS TINGGI

Waktu yang Membara Dalam laju hidup yang gas tinggi manusia melangkah tanpa ragu, menembus waktu dengan semangat yang menyala. Detik demi detik dilibas dengan cepat, seolah tak ada ruang untuk berhenti. Nafas terasa berpacu dengan ritme kehidupan yang semakin kencang, mendorong diri untuk terus maju tanpa menoleh ke belakang. Namun di balik kecepatan itu, tersimpan kekuatan dan tekadbahwa hidup bukan sekadar berjalan, tetapi berani melaju, menghadapi setiap tantangan dengan energi yang tak padam.

keheningan meja

mensae silentium Meja adalah saksi bisu dari begitu banyak cerita kehidupan. Di atasnya, tangan-tangan bekerja, menulis, dan berbagi harapan. Meja menjadi tempat berkumpul, tempat percakapan mengalir, dan kadang menjadi ruang hening untuk merenung. Ia tidak bergerak, tetapi selalu setia menemani setiap momen—baik dalam sukacita maupun kesibukan. Dalam kesederhanaannya, meja mengajarkan bahwa hal-hal kecil pun dapat menjadi pusat perjumpaan dan makna yang mendalam.

Semana Santa

Semana Santa adalah tradisi Pekan Suci Paskah selama tujuh hari yang dirayakan umat Katolik dengan prosesi khidmat mengenang Sengsara Kristus. Di Larantuka, Flores Timur, tradisi ini berlangsung 5 abad lebih sejak penemuan patung Tuan Ma (1510), menyatukan ajaran Gereja dan budaya Portugis. Puncaknya adalah prosesi laut dan darat pada Jumat Agung, menarik ribuan  Poin Penting Semana Santa Larantuka (Pekan Suci 2026): Sejarah: Dimulai sejak penemuan patung Tuan Ma (Bunda Maria) pada tahun 1510 yang terdampar di pantai Larantuka. Rangkaian Utama: Meliputi Minggu Palma, Rabu Trewa (Rabu Terbelenggu), Kamis Putih, Jumat Agung (prosesi patung Yesus dan Bunda Maria), hingga Minggu Paskah. Prosesi Laut: Prosesi ikonik di mana patung Tuan Ma diarak melalui laut, menjadi bagian dari inkulturasi budaya Portugis dan lokal. Dampak Wisata: Diikuti ribuan peziarah, ribuan personil Polda NTT disiagakan untuk keamanan. Kesiapan: Disarankan memesan penginapan jauh hari karena antusiasme tinggi dari...

Paroki St Antonius Padua sasi

Paroki Santo Antonius Padua Sasi adalah gereja Katolik ikonik di Kefamenanu, Timor Tengah Utara (TTU), NTT, yang dikenal dengan arsitektur unik dari batu alam. Dibangun pada 2006 oleh Pastor Antonio Razzoli, OFM Conv, gereja ini memiliki struktur spiral, dinding tebal yang sejuk, dan  St. Antonius Padua Sasi Arsitektur: Menggunakan material bebatuan alam yang disusun setinggi 7 meter. Karakteristik: Menjadi destinasi wisata religi karena keunikan desainnya yang sering dijadikan objek fotografi. Pengelola: Dilayani oleh Ordo Fratrum Minorum Conventualium (OFM Conv). Fasilitas Pelayanan: Terdapat asrama putri dan sekolah (SMAK Fides Quaerens Intellectum) yang dikelola bersama suster SND. 

Marilonga

Marilonga (sekitar 1855–1907) adalah pahlawan daerah dari Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur, yang dikenal dengan julukan "eo topo doga". Julukan ini bermakna tidak bisa ditebas pedang, kuat seperti baja, dan tak goyah oleh penjajah Belanda. Beliau adalah panglima perang Lio yang gigih melawan Belanda dan namanya kini diabadikan sebagai stadion di  Berikut adalah poin-poin penting terkait Marilonga: Sumpah/Semboyan: “Aku Marilonga eo topo doga, Tu,a ngere Su'a, Maku ngere watu, Te iwa le, Weru Iwa nggenggu, Ae bere Iwa sele” (Saya Marilonga, tidak bisa ditebas pedang, keras seperti baja, kuat seperti batu, sentuh tidak rasa, gertak tidak goyah, tidak terseret arus deras). Perjuangan: Marilonga memimpin perlawanan melawan penjajahan Belanda di wilayah Lio, Ende, dan mendirikan benteng pertahanan. Wafat: Marilonga gugur dalam pertempuran melawan Belanda di benteng pertahanannya. Penghormatan: Masyarakat NTT memperjuangkan agar Marilonga diangkat menjadi pahlawan na...

Sejarah Awal berdiri Paroki salib suci mau'loo

TAHUN 1566, dua orang imam dominikan diutus ke daerah Maumere. Dua imam itu, Pastor Joao Bautista da Fortalezza ditempatkan di Paga tepatnya di Gereja Katolik salib suci Mauloo  Sedangkan Pastor Simao da Madre de Deos mulai menjalankan misi di Sikka. Kedua imam ini diutus oleh Pastor Antonio da Cruz kepala misi Katolik dari Larantuka. Saat it, Larantuka adalah pusat misi di Kepulauan Solor. Kedua imam itu diutus untuk membangun stasi atau menyebarkan agama Katolik di pesisir pantai Pulau Flores bagian tengah.