Marilonga
Marilonga (sekitar 1855–1907) adalah pahlawan daerah dari Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur, yang dikenal dengan julukan "eo topo doga". Julukan ini bermakna tidak bisa ditebas pedang, kuat seperti baja, dan tak goyah oleh penjajah Belanda. Beliau adalah panglima perang Lio yang gigih melawan Belanda dan namanya kini diabadikan sebagai stadion di
Berikut adalah poin-poin penting terkait Marilonga:
Sumpah/Semboyan: “Aku Marilonga eo topo doga, Tu,a ngere Su'a, Maku ngere watu, Te iwa le, Weru Iwa nggenggu, Ae bere Iwa sele” (Saya Marilonga, tidak bisa ditebas pedang, keras seperti baja, kuat seperti batu, sentuh tidak rasa, gertak tidak goyah, tidak terseret arus deras).
Perjuangan: Marilonga memimpin perlawanan melawan penjajahan Belanda di wilayah Lio, Ende, dan mendirikan benteng pertahanan.
Wafat: Marilonga gugur dalam pertempuran melawan Belanda di benteng pertahanannya.
Penghormatan: Masyarakat NTT memperjuangkan agar Marilonga diangkat menjadi pahlawan nasional atas jasa dan patriotismenya.
Komentar
Posting Komentar