Rumah persaudaraan

Domus Fraternitatis
(Rumah Persaudaraan)

Rumah kedua yang saya sebut “asrama” bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga sekolah kehidupan dan persaudaraan. Di sana saya belajar kesabaran, tanggung jawab, dan saling menghormati. Di antara dinding-dindingnya tumbuh persahabatan yang tulus, dan dari hal-hal kecil lahir kenangan-kenangan besar. Asrama menjadi seperti keluarga kedua, di mana setiap orang tidak hidup sendiri, melainkan berbagi hati dan pikiran dengan sesama. Di rumah kedua ini karakter dibentuk, disiplin diteguhkan, dan jiwa dipersiapkan untuk masa depan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEKAR SMRA๐ŸŒน

LASKAR CAHAYA