JEJAK SPRITUAL SANG SANTO DI FLORES
Tradisi lisan masyarakat setempat menyakini bahwa Santo Fransiskus Xaverius memang pernah singgah di Maumere tepatnya di wilayah
Pesisir Sikka, Pulau Flores.
Meskipun catatan sejarah formal sering kali hanya mengfokuskan misinya di Malaka, Ambon, Ternate,dan morotai antara tahun 1546-1547, jejak spritualnya di Maumere masih tertanam kuat melalui bukti bukti berikut:
"Wair nokerua ": Lokasi ini terletak di wilayah Sikka, Teluk Maumere dan dipercaya sebagai titik singgah sang Santo di Flores nama " wair nokerua", merujuk pada mata air yang diyakini
Muncul secara ajaib. Menurut Cerita Rakyat setempat , mata air ini muncul saat rombongan misionaris membutuhkan air tawar. Hingga kini
Lokasi tersebut menjadi situs ziarah penting bagi umat Katolik di Flores
Konteks sejarah: Kehadiran misionaris Yesuit ( Ordo yang didirikan bersama Fransiskus Xaverius), di Maumere tercatat sejak abad ke- 16 dan berlanjut secara intensif pada abad ke-19, memperkuat warisan tradisi sang Santo di wilayah tersebut. Secara ringkas bagi masyarakat Maumere, persinggahan Santo Fransiskus Xaverius bukan sekadar cerita, melainkan warisan iman yang dibuktikan dengan keberadaan situs fisik " Wair nokerua"
Komentar
Posting Komentar