Penjaga dan pelindung Spritual

    Patung Kristus Raja Maumere 

Patung Kristus Raja di Maumere memang memiliki kedudukan yang sangat sakral bagi masyarakat Sikka, terutama setelah peristiwa gempa bumi dan tsunami dahsyat yang melanda Flores pada 12 Desember 1992.

Banyak warga meyakini bahwa keberadaan patung ini merupakan alasan mengapa pusat kota Maumere tidak mengalami kerusakan yang jauh lebih parah saat tsunami menerjang. 

Setelah kejadian gempa dan tsunami, semua bangunan di seluru kota roboh dan porak poranda tak tersisa, tetapi patung Kristus raja ini tetap kokoh, tegak berdiri di posisi yang sama tanpa bergeser sejengkalpun

Meskipun gelombang menghancurkan banyak pemukiman di pesisir, patung yang terletak di jantung kota ini tetap berdiri kokoh, sehingga dianggap sebagai "penjaga" atau pelindung spiritual.

Merupakan suatu peristiwa iman yang tidak bisa dijelaskan nalar dan akal sehat manusia, dan kita hanya akan bisa memahaminya dalam hubungan kita bersama Tuhan di kedalaman bathin

Patung ini tidak hanya sekadar monumen, tetapi sebagai bentuk kehadiran Tuhan ditengah umatNya

Setelah dibangun patung ini kemudian diberkati langsung oleh Sri Paus Paus Yohanes Paulus II bertepatan dengan kunjungan apostoliknya ke Maumere pada tahun 1989.

Terletak tepat di depan Gereja Katedral Kristus Raja, monumen ini menjadi titik fokus bagi peziarah maupun wisatawan. Area di sekitarnya sering menjadi tempat warga berkumpul untuk berdoa atau sekadar menikmati suasana kota, menjadikannya simbol ketangguhan masyarakat Maumere dalam menghadapi bencana.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEKAR SMRA๐ŸŒน

LASKAR CAHAYA

Rumah persaudaraan